Selasa, 03 Juli 2012

Setapak

Diposkan oleh Pipit di 12.11
Dimulai dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim :) 

Alhamdulillaaah...

Allah adalah sebaik-baik pembuat rencana :) kita tidak akan pernah tahu maksud dari semua rencana yang dibuat, ditetapkanNya. Tapi satu hal yang pasti dari semua rencana Allah adalah, Ia tidak akan pernah sekalipun berniat untuk menganiaya kita.
Semua rencana sempurnaNya adalah wujud cinta yang bahkan kita mungkin tidak bisa menjangkaunya.

Cahaya di Atas Cahaya. Sang Maha Cinta.

Allah itu dekat, dan sesuai perasangka hambaNya. Dan saya senang membayangkan Allah sebagai suatu "cahaya" indah tak terdefinisi, dekat, di "depan mata", pemberi kedamaian, dengan "senyuman mempesona" yang siap "dipeluk".



Hadir dan menjadi satu bagian kecil dalam perhelatan ini adalah hal yang luar biasa yang saya rasakan di sepanjang keberadaan.

Terima kasih Allah membuatku Ada,
Terima kasih memberiku semua kesempatan ini,
Terima kasih mengijinkan aku mengenalMu,
Terima kasih menuliskan takdir untukku,
Terima kasih atas segala kejutan yang terjadi,
dan Aku berlindung kepadaMu dari kejutan keburukan dan memohon kepadaMu kejutan kebaikan...

Engkau sungguh Sang Maha Pembuat Rencana... Bagaimana mungkin aku tahu bahwa kesinilah aku berjalan menuju muara.

Terkadang hidup memang tidak seperti yang saya bayangkan, rencanakan.
Ketika takdir membawa pada ujung peristiwa yang tidak menguntungkan, dan ketika itu pula saya "melepaskan"nya kepadaMu, saat itulah Engkau hadir dan merangkulku, hangat :') 

Alhamdulillah dan terima kasih Allah
Dengan menyebut namaMu, aku memulai di setapak jalanMu
Memperbaiki yang lalu, dan menggunakan "kesempatan kedua" yang kau berikan
Semua ini adalah awal menujuMu, duhai Tuhan Maha Segalanya... :)


“Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. 
Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” 
(Qs. An Nur:35).


0 komentar:

 

@aku_pipit Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea